Mewakili Kapolres Musi Rawas *AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.*, Kapolsek Muara Kelingi **IPTU M. Nur Hendra, S.H., M.H.*, bersama Ketua Ranting Bhayangkari, Kanit Reskrim dan para Kanit Polsek Muara Kelingi, turun langsung menemui para korban di Dusun VI, Desa Petunang, Senin (17/8/2026).
Kedatangan jajaran Polsek Muara Kelingi tidak sekadar untuk melihat kondisi pascakebakaran, tetapi juga membawa bantuan sosial dan tali asih sebagai bentuk kepedulian Polres Musi Rawas kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Tiga rumah warga yang terbakar diketahui merupakan bangunan berbahan kayu sehingga api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian rumah. Para korban masing-masing *Sahari Haryanto (63), Sudarmanto (55), dan Sudarno (62)*.
Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras, air mineral, mi instan, gula, serta alas karpet. Bantuan tersebut diterima langsung oleh para korban.
Kapolres Musi Rawas *AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.*, melalui jajaran Polsek Muara Kelingi, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari kehadiran Polri.
> “Ketika masyarakat mengalami musibah, Polri harus hadir. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat kepada keluarga yang sedang tertimpa musibah,”
Selain menyerahkan bantuan, Kapolsek bersama Bhayangkari juga mengecek langsung lokasi kebakaran dan berdialog dengan para korban untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan mereka, termasuk tempat tinggal sementara.
Dari hasil komunikasi tersebut, korban *Darno* akan sementara tinggal di rumah anaknya di Dusun IV Desa Petunang. Sementara *Nurbaya* akan tinggal di rumah anaknya di Dusun V Desa Petunang, sedangkan *Sahari Haryanto* akan menempati rumah kosong di Dusun VI Desa Petunang.
Kegiatan tersebut turut disaksikan *Camat Tuah Negeri Achmad Charles, S.STP., M.M., Kepala Desa Petunang Sakudri, serta Kepala Dusun VI Andep*. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan desa menunjukkan kuatnya kepedulian bersama dalam membantu warga yang sedang menghadapi musibah.
Kapolres Musi Rawas menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan dan ketertiban, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan dukungan, perhatian dan uluran tangan.
“Polri hadir untuk mengayomi, membantu dan memberikan rasa aman. Semoga para korban diberikan kekuatan untuk bangkit dan kembali menata kehidupan setelah musibah ini,” pesan Kapolres.
Bantuan sosial yang berlangsung hingga pukul 14.00 WIB tersebut berjalan aman, lancar dan kondusif. Respons positif pun datang dari masyarakat yang menilai langkah cepat jajaran Polres Musi Rawas sebagai wujud nyata kepedulian terhadap warga, khususnya keluarga yang tengah mengalami kesulitan.
Musibah memang meninggalkan luka, tetapi kepedulian dapat menghadirkan harapan. Di tengah rumah yang hangus terbakar, kehadiran Polri menjadi pesan bahwa *masyarakat Musi Rawas tidak berjalan sendirian ketika menghadapi musibah.*

